Untuk memenuhi kebutuhan pencintanya dimanapun berada,Tehbotol Sosro dengan
inovasinya sampai dengan saat ini telah memiliki banyak pilihan kemasan produk
yaitu :
- Kemasan botol beling ( Returnable Glass Bottle ) dengan volume 220ml
- Kemasan kotak (Tetra Pak ) dengan volume 1 Liter,250 ml,200ml.
- Kemasan pouch dengan volume 150ml
- Kemasan PET dengan volume 500ml
Inovasi
terbaru dari produk Tehbotol Sosro adalah Tehbotol Sosro Less Sugar yang telah
diluncurkan pada tanggal 20 Agustus 2008.Produk ini tersedia dalam kemasan PET
volume 500ml dan kemasan kotak ( Tetra Pak ) volume 250ml. Dan untuk Tehbotol
Sosro regular kini hadir dalam kemasan baru yaitu kemasan PET 500ml.
FILOSOFI PT SINAR SOSRO
“Apapun makannya, minumnya teh botol
sosro” di munculkan. Slogan ini tidak saja mengguncang sesama produk teh namun
juga produk minuman secara keseluruhan. Teh dalam kemasan botol yang sudah
tidak asing lagi bagi masyarakat umum. Karena Teh Botol minuman untuk semua
orang.
Dalam era globalisasi ini, pembangunan ekonomi Indonesia
sangat dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi Negara lain. Kerjasama Negara –
Negara baik bilateral maupun multilateral semakin marak dan terus berkembang
dari segala bidang. PT. Sinar Sosro adalah perusahaan yang mempromosikan
minuman ringan dengan ciri khas teh asli. PT. Sinar Sosro mengembangkan produk
minuman teh rasa asli yaitu Teh Botol Sosro. Karena produk teh ini merupakan
salah satu produk yang menawarkan kualitas produknya dalam menarik minat beli
konsumen, karena sebagai minuman teh tanpa bahan pengawet.
Dasar atau Filosofi PT. Sinar Sosro adalah Niat Baik yang di jabarkan dalam 3K dan RL yakni :
Dasar atau Filosofi PT. Sinar Sosro adalah Niat Baik yang di jabarkan dalam 3K dan RL yakni :
- Peduli terhadap KUALITAS
- Peduli terhadap KEAMANAN
- Peduli terhadap KESEHATAN
- Serta RAMAH LINGKUNGAN
Mayoritas Indonesia memiliki dataran tinggi cocok ditanami
teh & itu semua sebagai peluang bisnis industri minuman yang
dikembangkan oleh anak negeri hingga saat ini maju dan pesat. PT.SINAR
SOSRO merupakan perusahaan pertama Indonesia dan di dunia yang berani mengolah
dan menjual teh dalam kemasan untuk dijual kepada masyarakat. Dengan
Iklan “Apapun Makananya Minumnya Teh Botol Sosro”, telah merebut hati
masyarakat. Produk – produk SOSRO berhasil menjangkau konsumen diseluruh
pelosok propinsi di Indonesia.
Kelebihan :
Bahan baku
Teh SOSRO dipilih hanya dari pucuk daun Teh terpilih dan terbaik, yang dipetik
dari perkebunan milik sendiri. Untuk Produk Teh Botol SOSRO misalnya, bahan
baku yang digunakan adalah daun Teh Hijau terbaik kualitas Peko yang dicampur
dengan bunga melati ( atau lebih dikenal dengan Jasmine Tea ), dan campuran
gula pasir terbaik yang memilik standar warna, rasa dan ukuran yang dikontrol
ketat. Adapun pengolahannya, dengan menggunakan mesin paling modern dari Jerman
yang dilakukan untuk menghasilkan produk terbaik dengan standar kualitas
terjaga.
Teh Botol Sosro di buat dari
beberapa proses
Proses
produksi pembuatan The Botol Sosro adalah,
1.
Memilih bahan:
Bahan
terdiri dari teh hijau, gula pasir, dan air yang didapat dari kedalaman 150
meter dan di proses hingga menjadi air berkualitas.
2.
Membuat teh cair pahit:
Teh
hijau di campur dengan bunga melati. Air disaring dan di panaskan hingga
mendidih. Lalu Teh diseduh dengan air.
3.
Membuat teh cair manis:
Setelah
itu gula di larutkan sehingga membentuk sirup gula dan di campur ke tangki
pencampuran bersama teh cair pahit sehingga membentuk teh cair manis. Setelah
itu teh cair manis di sterilkan dan di panaskan hingga suhu 90 derajat.
4.
Pemisahan botol & kotak kosong:
Botol
dipisahkan dari kotak kosong dengan palletizer. Setelah itu botol di masukan ke
mesin pencucian botol dan kotak kosong di masukan ke dalam mesin pencuci kotak
kosong. Di dalam mesin itu botol di rendam dengan suhu 50 derajat. Setelah itu
dicuci dengan suhu 80 - 90 derajat, lalu, 95 - 100 derajat dan akhirnya di
masukan ke salam mesin botol inspection. Setelah itu botol dibilas sampai
bersih.
5.
Mengisi botol dan penyegelan:
Setelah
itu teh di masukan ke dalam mesin Filler and Crowner untuk siap dimasukan ke
dalam botol secara langsung dan ditutup sehingga udara luar tidak masuk
6.
Pergi melalui jet printer video (tanggal kadaluarsa):
Di
mesin printer video jet, botol tersebut dicetak dengan kode produksi dan juga
tanggal kadaluarsa.
7.
Menempatkan dalam kotak:
Botol
tersebut dimasukan lagi ke dalam kotak kosong dengan mesukn palletizer dan
dibiarkan selama 3 hari sebelum dijual.
8.
Uji kontrol:
Sebelum
dijual, produk tersebut harus dijual secara fisik, kimia, microbiologi, dan
organoleptik. Secara fisik dilihat dari kemasan. Secara kimia dilihat dari
kadar gula dan Ph. Secara microbiologi meneliti tentang perkembangan
micro-organisme. Organoleptik mengecek warna dan kejernihan produk. Jika produk
tidak memenuhi syarat - syarat tertentu maka produk tersebut akan dibuang dan
diolah kembali.
9.
Penjualan:
Setelah
lulus uji kontrol produk dijual dan didistribusikan ke toko - toko.
Perusahaan
menangani limbah agar tidak merusak lingkungan dengan cara mensterilisasi
limbah sampai menjadi air bersih untuk ikan, dan ampas teh dijadikan pupuk lalu
dibagikan kepada penduduk Mojokerto.
SOSRO
selalu menjaga kualitas produknya dan selalu menjaga ketersediaan produknya
dipasaran, Bahan bakunya pun dari teh yang berkualitas pilihan, karena sosro
memiliki perkebunan teh sendiri. Semenjak diluncurkan pada tahun 1970, produk
teh botol sosro baik rasa, kemasan logo maupun penampilan tidak mengalami
perubahan sama sekali. Bahkan ketika perusahaan multinational Pepsi dan Coca
cola masuk melalui produk teh Tekita dan Frestea, Sosro tetap tak bergeming.
Alih-alih merubah produknya, dengan cerdas sosro justru melakukan counter
branding dengan mengeluarkan produk S-tee dengan volume yang lebih besar.
Strategi ini ternyata lebih tepat, kedua perusahaan multinasional itu pun tak
berhasil berbuat banyak untuk merebut hati konsumen Indonesia.
Referensi :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar