Selasa, 28 Oktober 2014

Sistem Informasi Manajemen (Pertemuan 2)

1.      Sebutkan dan jelaskan langkah pendekatan sistem

Untuk memahami pendekatan sistem, terlebih dahulu harus mengetahui suatu sistem. Sistem adalah suatu tatanan yang terdiri dari beberapa bagian (sub sistem) yang berkaitan dan tergantung satu sama lain dalam upaya mencapai tujuan bersama. Pendekatan Sistem adalah upaya untuk melakukan pemecahan masalah yang dilakukan dengan melihat masalah yang ada secara menyeluruh dan melakukan analisis secara sistem.
Dalam melakukan pendekatan sistem ada langkah-langkah dan tahapan yang bisa dilakukan, diantaranya :
Tahap I: Usaha persiapan
Langkah-langkahnya adalah memandang perusahaan sebagai suatu sistem, mengenal sistem lingkungan (pemegang saham, pelanggan, masyarakat keuangan, masyarakat global, pemerintah, pesaing, pemasok, serikat kerja), mengidentifikasi subsistem-subsistem perusahaan.

Tahap II: Usaha definisi
1.    Suatu masalah ada atau akan ada (identifikasi masalah).
2.    Mempelajari masalah untuk mencari solusi (pemahaman masalah).
3.  Mencari pemicu masalah (problem trigger) yang dapat berasal dari lingkungan atau dari dalam perusahaan.
4.    Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem. Caranya adalah menganalisis sisem menurut subsistem-subsistemnya. Kemudian apakah susbsistem itu terintegrasi menjadi satu unit yang berfungsi lancar? Lalu apakah semua subsistem bekerja untuk mencapai tujuan sistem? Setelah itu analisa top-down untuk mengidentifikasi tingkat sistem dimana penyebab persoalan berada.
5.    Menganalisis bagian-bagian sistem dalam suatu urutan tertentu.Elemen-elemen sistem dapat dianalisis secara berurutan, yaitu:
·   Mengevaluasi standar (standar harus sah/valid, standar harus realistis, standar harus dimengerti oleh mereka yang akan mencapainya, dan standar harus terukur).
·        Membandingkan sistem output dengan standar.
·         Mengevaluasi manajemen.
·         Mengevaluasi pengolah informasi.
·         Mengevaluasi input dan sumber daya input.
·         Mengevaluasi proses transformasi.
·         Mengevaluasi sumber daya output

Tahap III: Usaha solusi
·    Mengidentifikasi berbagai alternatif solusi. Dengan cara mencari jalan yang berbeda untuk memecahkan masalah yang sama. Seperti Brainstorming (tukar pikiran), dan Joint Application Design (rancangan aplikasi bersama)
·   Mengevaluasi berbagai alternatif solusi. Contohnya dengan menggunakan kriteria evaluasi yang sama, untuk mengukur seberapa baik suatu alternatif dapat memecahkan masalah.
·     Memilih solusi terbaik. Dengan cara menganalisis suatu evaluasi sistematis atas pilihan-pilihan dan mempertimbangkan konsekuensi pilihan tersebut pada tujuan organisasi. Kemudian memberi penilaian atas proses mental manajer. Setelah itu melakukan tawar-menawar atau negosiasi antara beberapa manajer.
·    Menerapkan solusi. Masalah tidak terpecahkan hanya dengan memilih solusi terbaik tapi perlu diterapkan.
·       Menindaklanjuti untuk memastikan bahwa solusi itu efektif.


2.      Berikan contoh sebuah sistem pakar (Expert System)
Sistem pakar adalah suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik.
Contoh – Contoh Sistem Pakar, antara lain:
1.   Kontrol. Contoh pengembangan banyak ditemukan dalam kasus pasien di rumah sakit, di mana dengan kemampuan sistem pakar dapat dilakukan kontoro terhadap cara pengobatan dan perawatan melalui sensor data atau kode alarm dan memberikan solusi terapi pengobatan yang tepat bagi si pasien yang sakit.
2.    Desain. Contoh sistem pakar di bidang ini adalah PEACE yang dibuat oleh
Dincbas pada tahun 1980 untuk membantu disain pengembangan sirkuit elektronik. Contoh lain adalah sistem pakar untuk membantu desain komputer dengan komponen-komponennya.
3.   Diagnosis. Pengembangan sistem pakar terbesar adalah di bidang diagnosis penyakit, diagnosis kerusakan mesin kendaraan bermotor, diagnosis kerusakan komponen komputer, dan lain-lain.
4.    Intruksi. Intruksi merupakan pengembangan sistem pakar yang sangat berguna dalam bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan, di mana sistem pakar dapat memberika instruksi dan pengajaran tertentu terhadap suatu topik permasalahan. Contoh pengembangan sistem pakar di bidang ini adalah sistem pakar untuk pengajaran bahasa Inggris, sistem pakar untuk pengajaran astronomi dan lain-lain.
5.  Interpretasi. Sistem pakar yang dikembangkan dalam bidang interpretasi melakukan proses pemahaman akan suatu situasi dari beberapa informasi yang direkam. Contoh sistem yang dikembangkan dewasa ini adalah sistem untuk melakukan sensor gambar dan suara kemudian menganalisanya dan kemudian membuat suatu rekomendasi berdasarkan rekaman tersebut.
6.  Monitor. Sistem pakar dibidang ini banyak digunakan militer, yaitu menggunakan sensor radar kemudian menganalisanya dan menentukan posisi obyek berdasarkan posisi radar tersebut.
7.   Perencanaan. Perencanaan banyak digunakan dalam bidang bisnis dan keuangan suatu proyek, di mana sistem pakar dalam membuat perencanaan suatu pekerjaan berdasarkan jumlah tenaga kerja, biaya dan waktu sehingga pekerjaan lebih efisien dan lebih optimal.
8.    Prediksi. Sistem pakar ini mampu memprediksi kejadian masa mendatang berdasarkan informasi dan model permasalahan yang dihadapi. Biasanya sistem memberikan simulasi kejadian masa mendatang tersebut, misalnya memprediksi tingkat kerusakan tanaman apabila terserang hama dalam jangka waktu tertentu. Program ini dibuat pada tahun 1983 oleh Boulanger dengan nama PLANT.
9.  Seleksi. Sistem pakar dengan seleksi mengidentifikasikan pilihan kemungkinan solusi. Biasanya sistem mengidentifikasikan permasalahan secara spesifik kemudian mencoba untuk menemukan solusi yang paling mendekati kebenaran.
10. Simulasi. Sistem ini memproses operasi dari beberapa variasi kondisi yang ada dan menampilkan dalam bentuk simulasi. Contoh adalah program PLANT yang sudah menggabungkan antara prediksi dan simulasi, di mana program tersebut mampu menganalisa hama dengan berbagai kondisi suhu dan cuaca


3.      Sebutkan beberapa sifat pengolahan data yang membedakan dengan area aplikasi lain

Ada beberapa sifat pengolahan data yang membedakannya dengan aplikasi lain:
·         Menjalankan tugas penting.
·         Mengikuti prosedur standar secara relative.
·         Mendapatkan data yang lengkap.
·         Mempunyai focus historisa yang paling utama.
·         Memberikan informasi pemecahan masalah minimal.




Referensi :


Rabu, 15 Oktober 2014

Sistem Informasi Manajemen (Pertemuan 1)

1.      Dari uraian singkat mengenai definisi informasi yang Anda ketahui kebutuhan informasi apa yang sangat mendasar bagi suatu perusahaan dalam mengembangkan manajemennya. Sebutkan dan jelaskan hal tersebut berikut contoh perusahaan yang memanfaatkan informasi tersebut!

Pengertian Informasi Menurut Raymond Mc.leod   Informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang memiliki arti bagi si penerima dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat  ini atau mendatang .
Sebagai sumber daya yang di butuhkan perusahaan dalam mengembangkan manajemennya, kebutuhan informasi didasarkan pada :
1.      Ekonomi internasional
2.      Persaingan bisnis
3.      Kompleksitas teknologi yang meningkat
4.      Batas waktu yang ingkat
5.      Kendala-kendala sosial

Salah satu perusahaan yang memanfaatkan informasi yaitu AQUA. Aqua sebuah merk air minum dalam kemasan yang di produksi PT Aqua Golden Mississippi Tbk di Indonesia sejak tahun 1973. Aqua untuk saat ini merupakan leader dalam medan persaingan berbagai produk air mineral di Indonesia. Posisinya yang kuat di sebabkan karena Aqua produk air mineral pertama yang hadir di Indonesia serta strategi promosi dan pemasaran yang gencar.



2.      Sebutkan dan jelaskan 5 bentuk sumber yang di kelola oleh seorang manajemen!

·         Manusia
·         Material
·         Mesin
·         Modal
·         Informasi
Tugas para manajer adalah mengelola sumber daya yang ada dengan cara yang paling efektif. Jenis sumber daya bagi manajer adalah :
1.      Sumber Daya Fisik
Sumber daya fisik merupakan sumber daya yang memiliki wujud, dapat diketahui keberadaannya dan dapat dimiliki sehingga dapat di kelola serta di manfaatkan secara langsung. Sumber daya fisik terdiri atas Manusia, Material, Mesin dan Modal.
2.      Sumber Daya Konseptual
Berbeda dengan sumber daya fisik, sumber daya konseptual hanya bersifat konsep dan memiliki nilai dari apa yang di wakilinya, bukan bentuk atau wujudnya yang disebut sumber daya konseptual. Sumber daya konseptual berupa informasi. Sumber daya konseptual di gunakan oleh manajer untuk mengelola sumber daya fisik.

3.      Elemen lingkungan adalah organisasi/individu yang berada di luar perusahaan dan mempunyai pengaruh langsung/tak langsung pada perusahaan. Sebutkan dan jelaskan elemen-elemen lingkungan manakah yang dapat secara mudah berhubungan dengan perusahaan yang menggunakan transmisi elektronik!

1.      Pemasok
o   Pemasok Terhadap Perusahaan
Pemasok membutuhkan data para pemegang saham dari suatu perusahaan dan pemasok membutuhkan data pemasaran dari perusahaan.
o   Perusahaan Terhadap Pemasok
Perusahaan membutuhkan pemasok untuk menyediakan material, mesin, jasa dan informasi yang di gunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa.
2.      Pelanggan
o   Pelanggan Terhadap Perusahaan
Pelanggan membutuhkan data produk, harga, kuantitas dan kualitas produk perusahaan.
o   Perusahaan Terhadap Pelanggan
Perusahaan membutuhkan data pelanggan yang valid serta membutuhkan data dan legalitas para pelanggannya.
3.      Serikat Buruh
o   Serikat Buruh Terhadap Perusahaan
Serikat buruh membutuhkan data kebijakan perusahaan yang ada serta membutuhkan data upah minimum yang ada di perusahaan.
o   Perusahaan Terhadap Serikat Buruh
Perusahaan membutuhkan tenaga para buruh untuk operasional perusahaan.
4.      Masyarakat Keuangan
o   Masyarakat Keuangan Terhadap Perusahaan
Masyarakat keuangan membutuhkan data laporan keuangan perusahaan.
o   Perusahaan Terhadap Masyarakat Keuangan
Perusahaan membutuhkan data informasi tingkat suku bunga.
5.      Pemegang Saham
o   Pemegang Saham Terhadap Perusahaan
Pemegang saham membutuhkan laporan akhir tahun perusahaan.
o   Perusahaan Terhadap Pemegang Saham
Perusahaan membutuhkan modal kerja dari para pemegang saham.
6.      Pesaing
o   Pesaing Terhadap Perusahaan
Pesaing membutuhkan serangkaian kebijakan dan program perusahaan.
o   Perusahaan Terhadap Pesaing
Perusahaan membutuhkan serangkaian kebijakan dan program pesaingnya.
7.      Pemerintah
o   Pemerintah Terhadap Perusahaan
Pemerintah membutuhkan data keuangan perusahaan untuk pajak.
o   Perusahaan Terhadap Pemerintah
Perusahaan membutuhkan data informasi Undang Undang dan Peraturan Pemerintah.
8.      Masyarakat Global
o   Masyarakat Global Terhadap Perusahaan
Wilayah geografis tempat perusahaan melaksanakan operasinya.
o   Perusahaan Terhadap Masyarakat Global
Perusahaan membutuhkan informasi pasar untuk pemasaran produk perusahaan.





Referensi :